RESUME MATERI PKKMB HARI KE DUA

 

MATERI I
Pak Ainun Najib Ahli IT Indonesia
Tema:Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri

Seperti apa era AI saat ini? Banyak yang bilang bahwa kita sedang mengalami Revolusi Industri, jadi kalau analogi AI yang paling disepakati saat ini itu analoginya seperti menemukan listrik, intinya munculnya AI ini adalah seperti munculnya listrik dalam kehidupan umat manusia. Sesuatu yang dampaknya sangat masif dan sangat menjadi katalis untuk inovasi-inovasi dan perkembangan teknologi yang mengubah manusia, perkembangan teknologi AI itu masa yang sangat panjang. karena believe it or not ChatGPT itu baru 3 tahun usianya, Tapi kita sudah merasakan dampaknya sangat luas. Nah ini bayangkan 7 tahun yang lalu, jadi belum ada ChatGPT, belum ada AI yang bisa diajak ngobrol, itu belum ada. AI saat itu masih, sifatnya masih narrow AI, masih spesifik untuk tujuan tertentu saja.

Pak Kaifuli ini sudah mengidentifikasi bahwa dalam jangka panjang, AI itu akan makin canggih dan makin canggih sehingga hampir semua pekerjaan akan diotomasi dan bahkan dieliminasi oleh AI. Kuadran ini adalah yang dipaparkan oleh beliau untuk membantu kita bagaimana kita bisa mengantisipasi dan beradaptasi di era AI seperti itu. Dan kuadran ini masih terus benar sampai detik ini dan sekarang masih akurat dan sepertinya yang paling bisa jadi pegangan untuk jangka panjang. Argumen beliau dalam kuadran ini adalah ada dua hal yang secanggih-canggihnya AI, dia tidak akan bisa menggantikan manusia dalam dua hal ini. Yang pertama adalah kreativitas, kemampuan berpikir kreatif, kemampuan menciptakan sesuatu yang baru yang belum ada sebelumnya, kemampuan berpikir strategis, kecerdikan.

Bagaimana cara mempersiapkan di era AI ini? semaksimal mungkin punya skill kemampuan membangun diri di dua dimensi ini, yaitu kreatif thinking, kreativitas, dan nilai kemanusiaan, empathy, compassion. Nah, apapun yang tidak ada kreatifitas dan tidak ada rasa kemanusiaan, kuatran kiri bawah itu akan 100% diotomasi dan diambil alih oleh AI.
Ada lima prinsip yang bisa kita ingat-ingat ke depannya dalam Menggunakan AI.
  1. adab, sesuai dengan prinsip kita, mendaulakan adab sebelum ilmu.
  2. Akses (teknologi harus memudahkan bukan meminggirkan)
  3. ⁠Amanah data (Jaga data probadi)
  4. Akurasi (verifikasi sumber)
  5. Akuntabilitas

MATERI II
Prof. Dr. Haryono Umar, SE., Ak., M.Sc., CA
Tema: Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi 

A. Menurut United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) / UU No. 7 Tahun 2006,
  1. Merusak pasar, harga, & persaingan usaha yang sehat.
  2. Pelanggaran hak asasi manusia
  3. Merusak proses demokrasi.
  4. Meruntuhkan hukum.
  5. Menyebabkan kejahatan lain berkembang.
  6. Menurunkan kualitas hidup/pembangunan berkelanjutan.
B. Mengenal Korupsi
  1. GRAND CORRUPTION (Korupsi Besar)
  2. PETTY CORRUPTION (Korupsi Kecil)
  3. POLITICAL CORRUPTION (Korupsi Politik)
C. Kenali korupsi agar dapat menghindari
  1. Kerugian Keuangan Negara
  2. Suap Menyuap
  3. Penggelapan dalam jabatan
  4. Pemerasan
  5. Perbuatan Curang
  6. Konflik Kepentingan dalam Pengadaan
  7. Gratifikasi
D. Karakter Patriotis Bangsa
  1. Kecintaan pada tanah air dan rakyat.
  2. Kerelaan Pengorbanan tenaga, harta dan jiwa.
  3. Kesatuan dalam Keragaman berbangsa.
  4. Saling menghargai dan solidaritas.
  5. Kesederhanaan.
  6. Kemandirian.
E. Korupsi Versi Mahasiswa
  1. Terlambat
  2. Gratifikasi ke Dosen
  3. Mark Up Anggaran
  4. Titip Absen
  5. Plagiat
  6. Mencontek
  7. Penyalahgunaa Beasiswa
F. Strategi Pemberantasan Korupsi
  1. Penindakan
  2. Perbaikan Sistem
  3. Edukasi dan Kampanye
  4. Peran Serta Masyarakat

MATERI III
Ibu Muslikha Nourma Rhomadhoni, S.KM., M.Kes. -Kaprodi D4 K3
Tema: Pengenalan Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan (K3L) di Perguruan Tinggi.

Tujuan penerapan K3L
  1. Mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
  2. Melindungi lingkungan dari pencemaran dan kerusakan.
  3. Meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja.
  4. Mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
  5. Menjadi pilar pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Prinsip Penerapan K3 Lingkungan
  1. Pencegahan lebih baik daripada penanggulangan.
  2. Kepatuhan regulasi: UU K3, UU Lingkungan, dan PP No. 50/2012 tentang SMK3.
  3. Inovasi teknologi hijau dan ramah lingkungan.
  4. Penguatan budaya keselamatan dan keberlanjutan
  5. Partisipasi semua pihak: pemerintah, perusahaan, pekerja, masyarakat.
Strategi K3 Lingkungan Menuju Indonesia Emas
  1. Pendidikan dan Pelatihan: meningkatkan literasi K3L sejak dini (sekolah, perguruan tinggi, industri).
  2. Penguatan Regulasi: penegakan hukum yang konsisten terhadap pelanggaran K3 dan lingkungan.
  3. Green Industry: penerapan produksi bersih, energi terbarukan, circular economy.
  4. Digitalisasi K3L: pemanfaatan loT, Al, dan big data untuk monitoring keselamatan dan lingkungan.
  5. Budaya Keselamatan Nasional: menjadikan K3L sebagai bagian dari jati diri bangsa.
Peran K3 Lingkungan dalam Indonesia Emas 2045
  1. Tenaga kerja produktif dan sehat mendukung daya saing global.
  2. Industri berwawasan lingkungan menjaga keberlanjutan sumber daya.
  3. Masyarakat terlindungi dari dampak negatif pembangunan.
  4. Citra positif Indonesia di dunia internasional → menarik investasi hijau.
KENALI POTENSI BAHAYA- DAN KENDALIKAN RISIKO.
DEFINISI:
  1. Segala sesuatu yang berkemungkinan menimbulkan kerugian, cedera kerusakan, atau dampak negatif lainnya apabila tidak dikendalikan.
  2. Sumber risiko yang bisa menyebabkan kecelakaan atau kerusakan bila terjadi kontak dengan manusia, lingkungan, atau aset.
Contoh:
Fisika: kebisingan, radiasi, getaran, suhu ekstrem.
Kimia: paparan bahan beracun, mudah terbakar, atau korosif.
Biologi: bakteri, virus, jamur, parasit.
Mekanik: mesin dengan bagian bergerak, alat tajam, kendaraan.
Psikososial: stres kerja, beban kerja berlebih, konflik interpersonal.
Kesimpulan: Potensi bahaya bukanlah kecelakaan itu sendiri, tetapi faktor penyebab yang bisa menimbulkan kecelakaan atau kerugian bila tidak dikelola.



MEDIA SOSIAL UNUSA


Komentar

Postingan populer dari blog ini

YARSIS Berkhidmat Melalui Bidang Kesehatan dan Pendidikan Menuju 100 Tahun NU (2026)

RESUME MATERI PKKMB PRODI HARI KEEMPAT

RESUME MATERI PKKMB HARI PERTAMA